Cara Mengganti Kapasitor Pada Mesin Cuci

mesin cuci

Keberadaan mesin cuci dijaman sekarang ini tentunya semakin dibutuhkan. Dengan adanya mesin cuci kita tidak perlu buang-buang waktu hanya untuk mencuci baju saja. Namun bagaimana jadinya kalau mesin cuci anda yang sudah berumur bertahun-tahun tiba-tiba mengalami kerusakan? Dengan kasus seperti ini perlu ditangani secara cepat. Yuk cari tau kenapa mesin cuci mengalami kerusakan.

Salah satu penyebab kerusakan pada mesin cuci adalah putarannya yang lambat atau tidak berputar sama sekali. Apabila hal ini terjadi maka dapat dipastikan bahwa sumber masalah terdapat pada kapasitor mesin cuci. Tanda-tanda ketika kapasitornya rusak adalah motor dinamonya bisa anda putar menggunakan tangan, jika keras maka lain lagi cara pengecekannya.

Berikut penjelasan cara mengganti kapasitor pada mesin cuci :

Untuk mengganti kapasitor, anda bisa membuka bagian belakang dari mesin cuci. Setelah dibuka akan terlihat kapasitornya. Untuk kapasitor mesin cuci 2 tabung, pada umumnya memiliki 2 dinamo yaitu dinamo pencuci dan dinamo pengering. Namun terkadang dinamo ini sering dijadikan satu bagian. Tetapi sejatinya tetaplah 2 dinamo karena memiliki 2 pasang kabel yang berbeda. oleh karen itu, anda perlu membeli 2 buah kapasitor, yang ukuran kapasitor mesin cuci tersebut disesuaikan dengan ukuran masing-masing dinamo.

Untuk ukuran kapasitor yang tepat, anda dapat melihatnya pada tulisan yang tertera pada kapasitor yang rusak. Biasanya ukuran kapasitor mesin cuci lebih besar daripada ukuran kapasitor mesin pengering. Untuk mendapatkan ukuran kapasitor yang pas tidaklah mudah. Misalnya ukuran kapasitor untuk wash motornya adalah 9.5uF dan spin motornya 3.5uF. Maka ketika anda tidak menemukan ukuran yang sama, anda bisa menggunakan ukuran wash motor 10uF serta spin motor yang berukuran 4uF. Hal seperti ini bukan sebuah masalah yang besar, karena selisihnya hanya 0.5uF saja.

Saat mengganti kapasitor mesin cuci, untuk menentukan yang mana wash motor serta spin motornya, maka anda bisa mengurutkan masing kabel-kabel pada kapasitor tersebut. Karena bisa jadi warna kabel kapasitor untuk setiap jenis mesin cuci berbeda-beda. Setelah anda menemukan kabel bawaan kapasitor mesin cuci anda, maka anda tinggal melepas kabelnya kemudian diganti dan disambungkan dengan kapasitor yang sudah anda beli tadi. Di dalam kapasitor, tidak terdapat polaritas sehingga anda tak perlu khawatir jika memasangnya bolak-balik.

Demikian artikel yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat.

Jika anda masih ragu atau belum paham mengenai seluk beluk dunia mesin cuci dan cara penangannya jika mesin cuci rusak, anda juga bisa memanggil tukang service mesin cuci. Anugerah Teknik Abadi menyediakan jasa layanan service/perbaikan mesin cuci. Para teknisi kami mampu menangani segala kerusakan yang ada pada mesin cuci seperti pengering mesin cuci rusak, ganti kapasitor, ganti modul, service timer mesin cuci, service pulsator mesin cuci, dll.

Bila berminat menggunakan jasa kami, Langsung saja klik disini Untuk mengetahui info harga dan nomer yang dapat dihubungi 🙂

Incoming search terms:

  • cara masang kapasitor mesin cuci

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *